Kamis, 28 November 2019

Realme Kok Berani Rilis Ponsel Flagship ke Indonesia?

ONEBET TECHJakarta - Umur Realme di Indonesia masih seumur jagung. Meski demikian, mereka sudah berani merilis ponsel flagship di Tanah Air.

Padahal banyak vendor yang lebih dulu eksis belum berani memboyong ponsel tergaharnya ke sini. Ada pula yang berencana membawa, tapi sejauh ini sekadar umbar janji.

Apa yang membuat Realme begitu percaya diri sebagai pemain baru tapi sudah berani merilis flagship? Senior Brand Manager Realme Indonesia Palson Yi menjawab, pihaknya mengalami pertumbuhan yang sangat cepat sejak kehadirannya Oktober tahun lalu.Agen Domino99 Terpercaya

 "Baru 13 bulan kami sudah mampu menduduki posisi keempat menurut data IDC pada kuartal ketiga 2019. Rasanya tidak ada brand yang mampu melakukan pencapaian tersebut," kata Palson saat berbincang usai peluncuran Realme X2 Pro di Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Dan sesuai semangat Realme, Dare to Leap, mereka ingin menantang diri mereka bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di Indonesia. Karena itu, Realme berupaya tidak hanya menghadirkan ponsel entry level dan midrange, tapi kini membawa ponsel flagship ke pasar.

"Realme X2 Pro menjadi penanda kami masuk ke pasar high end. Karena banyak juga pecinta gadget yang menantikan ponsel flagship dari Realme," kata Palson.

Bos Realme Indonesia menyadari persaingan di kelas flagship tidak mudah. Karenanya mereka menyiapkan strategi agar dapat diterima pasar.

 Maka, Realme coba mengedepankan performa yang kencang berpadu dengan desain menarik. Semua itu telah tertuang di Realme X2 Pro.

Ponsel ini ditenagai Snapdragon 855+ dan diklaim Palson bahwa Realme X2 Pro menjadi salah satu yang pertama pengusung chipset terkencang besutan Qualcomm itu di Indonesia.

Layarnya mengusung panel AMOLED dengan refresh rate 90Hz. Realme turut membekali empat kamera yang dapat diandalkan untuk foto maupun video.

Dengan komposisi tersebut, Realme coba menawarkan X2 Pro dengan harga yang lebih ramah dibandingkan ponsel kompetitor.

Ini Rahasia Realme X2 Pro Bisa Dibanderol Murah

 Felix Christian. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
ONEBET TECHJakarta - Dengan membawa spek gahar, Realme X2 Pro dibanderol Rp 7 jutaan. Harga tersebut dinilai banyak pihak lebih bersahabat dari kebanyakan ponsel yang punya jeroan yang sama, apa rahasianya?

Diungkap Product Manajer Realme Indonesia Felix Christian kenapa Realme X2 Pro harganya sangat kompetitif tidak terlepas dari strategi manajemen. Mereka ingin mendorong Realme X2 Pro pada penjualan online. Itu membuat tim marketing Realme tidak sebanyak vendor lain.

'Percaya atau tidak bisa cek ke pasar apakah tim kami sebanyak brand kompetitor lainnya," kata Felix saat berbincang usai peluncuran Realme X2 Pro di Jakarta.Agen Domino99 Terpercaya

 Strategi lainnya mereka tidak mendorong produknya ke pasaran, tapi penggunalah yang mencari produk mereka. Makanya Realme bisa menciptakan produk dengan harga yang kompetitif.

Felix menampik anggapan melakukan praktik dumpling dan menjatuhkan harga pasaran. Karena kalau strategi itu dijalankan bisa-bisa membuat mereka tidak eksis lagi di Indonesia.

"Kalau sengaja menjatuhkan harga, kami setahun tidak akan ada (umurnya). Semua sudah dipikirkan dari segala hal tersebut," pungkasnya.

 Untuk diketahui Realme X2 Pro menawarkan layar AMOLED berukuran 6,5 inci. Dilindungi Corning Gorilla Glass 5 dengan refresh rate 90 Hz. Ponsel ini ditenagai Snapdragon 855 + yang diracik dengan RAM 12 GB dan ROM 256 GB. Empat kamera tersemat di bagai belakang.

Komposisinya kamera utama 64 MP, lalu ditemani 13 MP, 8 MP dan 2MP. Untuk kamera depan punya beresolusi 16 MP. Realme dibekali baterai 4.000mAh dengan pengisian cepat Super VOOC. Teknologi ini menjanjikan pengisian penuh hanya 35 menit.

Realme X2 Pro dilepas seharga Rp 7,799 juta. Mulai bisa dipre-order mulai 28 November - 3 Desember 2019 di Blibli

Pendiri Instagram Sudah Tak Pernah Main Instagram


ONEBET TECH Kevin Systrom bersama rekannya, Mike Krieger, berjasa menciptakan Instagram yang kini digandrungi banyak orang di seluruh dunia. Namun belakangan, Kevin agaknya sudah tak pernah main Instagram.

Akunnya memang masih aktif, dengan 7,9 juta follower. Akan tetapi sejak Mei 2018 atau lebih dari setahun, sudah tidak ada postingan foto baru. Mungkin ia tengah puasa mengakses media sosial atau sekadar mengintip.

Dikutip detikINET dari Business Insider, pengamatan melalui Wayback Machine menampakkan bahwa sebenarnya Systrom memposting 14 foto sejak bulan Mei lalu itu. Akan tetapi entah karena alasan apa, ia kemudian menghapusnya.

Beberapa foto yang dihapus termasuk saat dia berbicara di sebuah event Instagram, pengumumannya keluar dari Instagram, serta ditunjukknya Adam Mosseri sebagai penggantinya. Foto terakhir yang ia hapus adalah pose di depan pesawat.

Systrom keluar dari Facebook pada September 2018. Awalnya, ia tak menyebut alasannya, namun kemudian terindikasi ada pertikaian dengan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg soal arah masa depan Instagram.Agen Domino99 Terpercaya
Ketika diakuisisi Facebook pada 2012 senilai USD 1 miliar, Instagram hanyalah tempat untuk berbagi foto dengan sesama teman. Namun, tujuh tahun kemudian Instagram sudah berubah menjadi platform untuk berbagi foto, video, dan bahkan ekosistem belanja.

"Ketika Anda meninggalkan sesuatu, terkadang dikarenakan tidak adanya kecocokan dengan sesuatu yang mau Anda lakukan, atau ada perubahan, atau hal lain. Dalam hal ini tak ada perasaan buruk," ucapnya.




eSport Indonesia Sudah Berkembang, Apa Saja yang Masih Kurang?


ONEBET TECHPerkembangan industri esport di Indonesia sudah tidak bisa dielakkan. Berdasarkan data Newzoo, pada 2017 ada 43,7 juta gamer di Indonesia dengan nilai pasar hampir mencapai USD 900 juta.

Tapi, menurut Ketua Indonesia eSports Association (IeSPA) DKI Jakarta, Erlangga Putra, masih ada banyak hal yang kurang dari pengelolaan eSport di Indonesia terutama soal regulasi.

"Banyak sih. Di Indonesia itu pemerintah sudah mendukung, industri esport sudah berkembang pesat tapi regulasinya kedodoran," kata Erlangga saat mengisi panel di acara EXP eSports Academy 2019 di Menara Digitaraya, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019)

Hal ini juga diamini oleh Co-founder Yamisok Tech Indonesia, Diana Tjong. Menurutnya, belum adanya regulasi mendorong munculnya turnamen bodong yang dibuat oleh organizer kecil.

"Kalau kita lihat sekarang banyak bola liar, kayak organizer kecil yang tiba-tiba bikin event berantakan dan penuh penipuan. Itu sebenarnya yang lagi dikelola sama regulasi termasuk coaching dan lain-lain," jelas Diana di kesempatan yang sama.Agen Domino99 Terpercaya
Regulasi yang menaungi esport memang saat ini sedang digarap oleh pemerintah. Regulasi ini nantinya akan fokus pada tiga hal yaitu perlindungan anak, ideologi dan budaya, promosi industri gaming dan promosi industri esport.


Selain regulasi, Diana juga menyinggung isu infrastruktur dan masih terpusatnya industri esport di Jakarta. Menurutnya, sudah seharusnya tim dan event besar esport merambah daerah-daerah yang potensinya belum digali.

Ekosistem yang masih terpusat ini juga berdampak pada turnamen esport nasional, yang menurut Erlangga hanya diisi oleh tim itu-itu saja.

"Ini liga nasional kok yang main itu-itu saja. Makanya kita bikin bagaimana setiap daerah memiliki tim esport-nya masing-masing," ujar Erlangga

"Misalnya kalau di sepakbola, di Surabaya ada Persebaya dan di Bandung ada Persib. Nanti esport juga seperti itu," pungkasnya.

Rabu, 27 November 2019

Daftar Ponsel Oppo yang Cicipi Android 10

 Foto: Oppo
ONEBET TECHJakarta - Oppo resmi merilis pembaruan ColorOS 7 secara global. Ponsel apa saja yang bakal mencicipi sistem operasi berbasis Android 10 itu?

Oppo akan mengirimkan pembaruannya itu dalam empat fase. Dimulai akhir November ini hingga kuartal dua tahun depan, berikut daftar lengkapnya:Agen Domino99 Terpercaya

 Phase 1 (November 26, 2019)
Oppo Reno
Reno 10x zoom

 Phase 2 (December 2019)
Oppo Reno 2
Oppo F11
Oppo F11 Pro

Phase 3 (Q1, 2020)
Oppo Reno 2 Z
Oppo Reno 2 F
Reno Z
Oppo Find X (semua varian)
Oppo R17
Oppo R17 Pro
Oppo RX17 Pro
Oppo A9

Phase 4 (Q2, 2020)
Oppo R15
Oppo R15 Pro
Oppo K3
Oppo F7
Oppo F9 (F9 Pro)
Oppo A9 (2020)
Oppo A5 (2020)

Fitur Baru

ColorOS 7 menghadirkan antarmuka pengguna yang lebih ringan. Selain itu performa yang lebih cepat, terutama saat membuka aplikasi.

Oppo menampilkan warna yang lebih lembut dan ikonografi yang lebih ringan. Mode gelap sekarang dihadirkan di seluruh sistem dan dapat dijadwalkan secara otomatis.

 Sejumlah fitur baru hadir di versi ColorOS 7. Sistem operasi ini secara otomatis dapat beralih ke mode drive jika terhubung ke Bluetooth mobil dan dapat mengirim pengingat mode tidur di malam hari, tergantung pada pola penggunaan ponsel.

ColorOS 7 juga dilengkapi dengan fitur setengah layar yang memungkinkan UI menampilkan kartu kecil seperti kontak, kalender, dan alarm di bagian bawah layar. Fitur ini berbeda dari mode split screen yang tersedia di versi sebelumnya. Untuk fitur split-screen sendiri, Oppo menambahkan tombol Flashback untuk beralih cepat antara dua aplikasi.

Terdapat Focus Mode yang mirip dengan Zen Mode di OxygenOS. Mode ini membantu pengguna memperbaiki pola tidur dan memastikan mereka tidak terganggu oleh notifikasi selama waktu tidur. Lalu terdapat Game Space untuk meningkatkan performa smartphone saat dipakai bermain game.

Oppo turut mengubah tampilan muka aplikasi kameranya. Mereka juga menyematkan Potrait Mode 2.0, Night Mode, super stabilization dan fitur pengeditan video Soloop. ColorOS dipastikan mendukung konektivitas dual-mode 5G.

Realme X2 Pro, Performa Nendang & Memanjakan Mata

Foto: Adi Fida Rahman/detikINET ONEBET TECHJakarta - Torehan yang cukup baik di 2019 akan ditutup Realme dengan perangkat yang punya spesifikasi gahar namun tidak membuat kantong jebol. Realme X2 Pro, demikian nama perangkat tersebut.

ONEBETNET- telah menggunakan ponsel ini selama beberapa pekan. Dan tidak salah Realme menjadikannya jagoan pamungkas di tahun ini

 Realme X2 Pro tidak saja menghadirkan performa nendang. Layarnya mampu memanjakan mata dan punya banyak keunggulan lain yang membuat ponsel ini patut dipertimbangan, terutama bagi mereka yang mengelu-elukan kinerja atau mencari perangkat untuk ngegame.Agen Domino99 Terpercaya

 Desain
Tidak ada yang spesial dari desain Realme X2 Pro. Ponsel ini tampil sederhana dengan membawa ciri khas ponsel Realme selama ini.

Pun begitu Realme coba menghadirkan nuansa premium dengan penggunaan lapisan kaca di bagian belakang dan rangka metal di pinggirannya. Bezel layarnya pun dibuat tipis dengan sudut membulat seperti kebanyakan ponsel premium pada umumnya. Tidak ketinggalan bagian belakang serta layarnya dilapisi Gorilla Glass 5 agar tahan dari goresan.
 Ada dua warna yang dihadirkan di Indonesia, yakni Lunar White dan Neotune Blue yang bertandang ke redaksi

 Lapisan kaca yang berpadu dengan warna biru terlihat apik. Hanya saja rentan sekali terkena noda sidik jari. Pilihannya rajin dibersihkan atau menggunakan case transparan yang disertakan dalam paket pembelian.

Bicara dimensi, Realme X2 Pro memiliki bentuk memanjang dengan pinggiran dibuat melengkung. Alhasil bodinya terasa lebih ramping dan membuatnya nyaman digenggam.

 Mengoperasikan dengan satu tangan tidak sulit. Jari masih bisa menjangkau sisi kiri dan kanan dengan mudah, termasuk menekan tombol-tombolnya.


Layar
Realme X2 Pro memiliki layar 6,5 inch dengan resolusi Full HD+. Dengan aspek rasio 20: 9 membuat tampilan dua aplikasi saat mode split screen jadi lebih pas

 Realme masih menempatkan notch tetesan air di bagian atas. Meski ukuran kecil, bagi mereka yang tidak menyukai keberadaan notch tetap saja merasa terganggu. Dan sayangnya Realme tidak memberikan pengaturan untuk menyembunyikan notch, sehingga harus menginstal aplikasi pihak ketiga.

Penggunaan layar AMOLED sendiri mampu menyuguhkan warna yang tajam. Tingkat kecerahan yang dimiliki juga cukup baik, membuat penggunaan di bawah terik Matahari pun tidak menemui kendala.

Tapi yang bikin memberikan pengalaman lebih adalah refresh rate 90Hz. Transisi layar semakin halus, lebih terasa lagi saat digunakan bermain game.

 Speaker
Realme X2 Pro memiliki dua speaker, yakni di bagian bawah ponsel, satu lagi berada di atas layar. Kombinasi tersebut menyuguhkan suara stereo.

Saat mendengarkan musik atau menonton video, suara yang disuguhkan cukup lantang. Namun akan lebih nendang ketika menggunakan headphone, sebab tersedia fitur Dolby Atmos.


Performa
Kinerja Realme X2 Pro tidak mengecewakan. Wajar saja, perbekalan yang dimiliki sangat gahar. Dapur pacunya memadukan Snapdragon 855+, GPU Adreno 640 dan RAM 12 GB.

Tidak saja melakukan multitasking dan mengambil foto, bermain game Call of Duty Mobile dan PUBG Mobile dengan settingan tertinggi berhasil dilibas tanpa ada kendala sedikit pun. Kemampuan tersebut memang tergambar dari serangkaian uji benchmark yang detik lakukan.

Antutu Total: 475931
Antutu CPU: 193441
Antutu GPU: 193441
PCMark: 12352
GeekBench 4 Single Core: 2882
GeekBench 4 Multi Core: 8415
GeekBench 5 Single Core: 616
GeekBench 5 Multi Core: 2398
3DMark Sling Shot Extreme OpenGL: 5375
3DMark Sling Shot Extreme Vulkan: 4875

 Camera
Realme X2 Pro dibekali empat kamera di bagian belakang. Sensor utamanya 64 MP, bersanding dengan kamera tele 13 MP, ultra-wide-angle 8 MP dan depth sensor 2 MP. Di bagian depannya terpasang kamera 16 MP.

Hasil jepretannya cukup memuaskan. Saat digunakan di siang hari, detail dan dynamic range sangat baik. Warna yang terproduksi juga terlihat alamai. Kemampuan kamera ultra-wide-angle, portrait dan telephoto pun tidak mengecewakan.

Ketika digunakan di malam hari, kamera Realme X2 Pro biasa saja. Realme menyediakan fitur Nightscape yang sedikit banyak mampu dongkrak hasil jepretan.

Xiaomi Mulai Tebar Ancaman di Eropa

 Ponsel Xiaomi Redmi. Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati
ONEBET TECHJakarta - Xiaomi mulai bersinar di pasar Eropa. Laporan terkini dari Canalys soal pasar smartphone di benua biru itu menyebut jika Xiaomi mengalami pertumbuhan pasar 73% di kuartal III 2019 dibanding tahun lalu.

Xiaomi pun mulai mengancam walau masih menduduki posisi 4 dengan pangsa pasar 6,5%, terutama jika mereka sukses mempertahankan lajunya. Posisi pertama adalah Samsung dengan 30,4% dan pertumbuhan 26%. Agen Domino99 Terpercaya
Kemudian diikuti Huawei yang meraup market share 23,9% namun pertumbuhan nol persen. Stagnasi itu mungkin disebabkan karena Huawei saat ini dilarang memakai aplikasi Google di smartphone barunya.

 Adapun posisi ketiga ditempati Apple dengan 20,8% yang pertumbuhannya minus 4%. Melengkapi posisi lima besar ada produsen ponsel Nokia, HMD Global, dengan raihan pangsa pasar 2,4%. Ada sinyal bahaya bagi HMD lantaran pertumbuhannya minus 21%.

Kabar baik ini jadi pelipur lara bagi Xiaomi yang agak tertatih tatih di pasar domestik China. Di Negeri Tirai Bambu, Huawei adalah penguasa pasar sedangkan Xiaomi ada di ranking kelima.

Eropa sendiri merupakan pasar smartphone yang menggiurkan. Salah satu faktor lantaran penjualan smartphone melalui dua jalur yang seimbang.

"Eropa menarik perhatian banyak vendor China. Penjualan melalui operator dan channel terbuka masing-masing 47% dan 50%. Ini memberikan margin keuntungan yang sehat," sebut Mo Jia, analis di Canalys.