Jumat, 13 Maret 2020

Putus dengan Kekasih, Wanita Ini Minta Uang Perpisahan Rp 11 Miliar


OneTekno - Seorang pria 23 tahun dari bagian Timur Tiongkok baru-baru ini menjadi sorotan publik. Pasalnya pria malang itu harus memberikan uang senilai dua juta yuan atau setara Rp 4 Miliar sebagai biaya perpisahan kepada pacarnya. Namun karena uang itu dirasa masih sedikit, kekasihnya kemudian meninggalkannya.

Pada 6 Mei yang lalu, sebuah bar di Hangzhou, provinsi Zhejian didatangi oleh dua wanita berusia 20-an. Tak lama berselang itu seorang pria tinggi membawa koper abu-abu dan bergabung dengan mereka.

Namun, menjelang tengah malam ketiganya berdebat. Menurut laporan Sina News, sang pria diketahui meninggalkan kedua wanita tersebut bersama dengan koper miliknya. Disusul dengan kepergian dari kedua wanita tersebut yang juga meninggalkan bar.

Sang pegawai di bar kemudian melaporkan koper berisi uang yang belum diketahui jumlahnya kepada manajernya. Pihak manajer kemudian memanggil polisi untuk menindaklanjuti laporan mereka dan datang ke bar. Namun saat diperiksa isi dalam koper ternyata merupakan kumpulan uang kertas 100 yuan yang bernilai Rp 4 miliar.

Pihak Bar Menelepon Polisi


Polisi kembali mencari pemilik dari koper uang tersebut. Saat tiba di polisi, sang pria mengatakan bahwa ia merupakan pegawai dari sektor teknologi informasi. Salah satu dari wanita di bar merupakan mantan pacarnya. Karena mereka putus, pacar pria itu meminta uang perpisahan senilai lima juta yuan atau setara hampir 11 miliar jika dirupiahkan.

"Aku putus dengan pacarku. Dia meminta saya uang sebesar lima juta yuan sebagai biaya perpisahan. Aku menggunakan koper untuk membawa uang tunai senilai dua juta , lalu saya pergi" ujar pria tersebut dalam laporan Xinhua.

Karena uang yang dibawanya tidak cukup, koper itu kemudian dibiarkan saja di bar. kemudian, mantan pacarnya memberi tahu pria itu bahwa koper uangnya tidak diambil olehnya.

"Dia mengatakan bahwa hanya memberikanku dua juta yuan saja. Aku tak menginginkannya sehingga ku tinggalkan saja. Lalu kemudian aku meneleponnya dan bilang kepadanya bahwa aku tak butuh uangnya sehingga membiarkan pria itu untuk mengambilnya,' ujar pihak wanita yang bersangkutan.

Setelah mendengar laporan dari keduanya, pihak polisi hanya bisa terdiam. Beruntungnya, pria yang sedang patah hati itu berhasil mendapatkan uangnya kembali setelah memverifikasi identitasnya. Sedangkan netizen hanya dibuat kaget dan tak percaya dengan sikap kedua pasangan tersebut.

Kamis, 12 Maret 2020

Pertengahan Ramadhan Nanti, Bumi Didekati Asteroid


OneTekno - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyebutkan bahwa akan ada asteroid yang mendekati Bumi. Peristiwa tersebut akan berlangsung pada pertengahan bulan Ramadhan tahun ini.
Benda antariksa yang dimaksud adalah asteroid 2016 HP6. Asteroid ini memiliki kecepatan relatif 5,72 kilometer per detik ketika mendekati Bumi dan dikategorikan asteroid Apollo.

"Asteroid Apollo adalah asteroid yang memiliki sumbu setengah panjang lebih besar dibandingkan dengan orbit Bumi (> 1 Satuan Astronomi, SA) tetapi jarak perhelionnya lebih kecil dibandingkan aphelion Bumi (< 1,017 SA)," kata Lapan dalam pernyataan dilansir dari situsnya, Rabu (11/3/2020).

Berdasarkan data yang diperoleh dari Center of Near Earth Object Studies (CNEOS) Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), asteroid 2016 HP6 akan mendekati Bumi pada hari Kamis, 7 Mei 2020 pukul 21:48 Universal Time atau Jumat, 8 Mei pukul 4.48 WIB untuk WIB.

Disebutkan, asteroid HP6 tersebut akan mendekati Bumi dengan jarak 4,33 jarak bulan (jb) atau 1,66 juta kilometer.

Meski jaraknya terhitung jauh, asteroid Apollo beberapa di antaranya bisa menjadi ancaman bagi penduduk Bumi dengan catatan jaraknya sangat dekat. Seperti kejadian meteor Chelyabinsk yang memasuki atmosfer dan meledak di langit kota Chelyabinsk, Rusia, pada 15 Februari 2013 silam.

Sebagai informasi, asteroid 2016 HP6 memiliki sumbu setengah panjang sebesar 1,579 SA atau 236 juta kilometer dengan kelonjongan orbit sebesar 0,357. Jarak terdekat asteroid ini dengan Matahari sebesar 1,014 SA dengan kemiringan orbit 3,92° terhadap ekliptika, yang mana sedikit lebih miring dibandingkan orbit Venus (inklinasi 3,39°).

Periode orbit asteroid ini selama 724,5 hari atau 1,98 tahun yang mana sedikit lebih lama dibandingkan periode orbit Mars yakni 687 hari atau 1,88 tahun. Lapan mengatakan asteroid 2016 HP6 diperkirakan berukuran antara 23 hingga 52 meter dengan magnitudo absolut +25,3 jika diamati pada jarak 1 SA dari Matahari dan pengamat.

Asteroid ini memiliki jarak perpotongan orbit minimum (minimum orbit intersection distance, MOID) sebesar 0,0053817 SA atau 805 ribu kilometer terhadap orbit Bumi, yang mana jauh lebih kecil dari 0,05 SA atau 7,5 juta kilometer namun magnitudo absolutnya lebih besar daripada +22. Sehingga objek ini tidak dapat dikategorikan sebagai objek berpotensi bahaya (Potentially Hazardous Object, PHO).

Dilansir dari Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA, lintasan orbit asteroid dapat berubah dikarenakan tarikan gravitasi planet. Saintis percaya asteroid sesatan (stray asteroid) maupun pecahan dari tabrakan asteroid lebih awal telah menabrak Bumi di masa silam, yang mana berperan penting dalam evolusi planet Bumi.

Sedangkan menurut Planetary Defense Coordination Office NASA, jatuhnya asteroid adalah proses alami yang terjadi terus menerus. Setiap harinya, material 80 hingga 100 ton, asteroid jatuh ke Bumi dari luar angkasa dalam bentuk debu dan meteorit kecil (pecahan asteroid yang hancur di atmosfer Bumi).

Setidaknya dalam 20 tahun terakhir, sensor radar pemerintah Amerika Serikat telah mendeteksi hampir 600 asteroid berukuran sangat kecil (beberapa meter saja) yang memasuki atmosfer Bumi sehingga menciptakan bolide atau fireball.

Rabu, 11 Maret 2020

4 Kemampuan Canggih Bluetooth 5 yang Bikin Kamu Tercengang!


OneTekno - Hingga kini Bluetooth bisa dibilang salah satu konektivitas yang masih paling banyak digunakan, terutama untuk keperluan jaringan pribadi. Gak heran sih, karena sampai saat ini Bluetooth ternyata sudah memasuki generasi kelima. Hadir baru-baru saja, generasi kelima Bluetooth ini kabarnya membawa sejumlah kemampuan baru yang diklaim lebih canggih dari generasi Bluetooth sebelumnya lho! Bikin tercengang, berikut adalah beberapa kemampuan canggih yang dibawa oleh Bluetooth 5.

1. Bluetooth 5 hadirkan perbaikan kualitas dan jangkauan jaringan yang lebih luas.


Generasi kelima Bluetooth ini memang diklaim mengusung kemampuan yang cukup unik. Di mana perangkat yang sudah mengusung Bluetooth 5 dilaporkan bisa berkomunikasi di mana saja dan kapan saja tanpa perlu khawatir terganggu. Hal ini bisa terjadi karena si Bluetooth 5 memang diketahui memiliki jangkauan jaringan yang lebih luas yakni hingga 100 meter.

Selain itu, dengan Bluetooth 5 kabarnya kamu juga bisa terhubung dengan banyak perangkat dalam bersamaan lho. Dikutip dari TrustedReview, kemampuan ini kabarnya sudah diadopsi oleh Samsung Galaxy S8 di mana dengan Bluetooth 5 kini pengguna smartphone flagship baru tersebut bisa melakukan banyak aktivitas secara bersamaan. Pengguna Samsung Galaxy S8 yang memanfaatkan Bluetooth 5 dilaporkan bisa mendengarkan musik bersamaan menggunakan dua earphone sekaligus tanpa penurunan kualitas.

2. Bluetooth 5 juga bisa bikin mengirim file lebih cepat, aman dan hemat daya. Kok bisa?


Mengidamkan proses pengiriman file yang lebih efisien, maka Bluetooth 5 ini jawabannya. Dikutip dari AndroidAuthority, generasi kelima Bluetooth ini diklaim mampu mengirim file alias data dengan lebih cepat. Rata-rata, perangkat yang sudah menggunakan Bluetooth 5 bisa mengirim file atau data dengan kecepatan hingga 1060 microseconds atau secara matematis lebih cepat 1,7 kali ketimbang generasi Bluetooth 4.2.

Bergerak di gelombang 2,4GHz ternyata si Bluetooth 5 juga kabarnya memiliki kemampuan enkripsi yang baik dan telah memenuhi standar pertahanan pemerintah Amerika. Selain itu, Bluetooth 5 juga dilaporkan telah mengusung Bluetooth Low Energy (BLE) sebuah teknologi yang kabarnya bisa bikin daya perangkat lebih awet meski kecepatan transfer data dan jangkauan jeuh lebih tinggi serta luas.

3. Bluetooth 5 menawarkan layanan navigasi akurat meski tanpa koneksi.


Usut punya usut, Bluetooth generasi kelima ini juga diklaim lebih 'pintar' jika dibanding dengan versi Bluetooth sebelumnya lho. Bluetooth 5 dilaporkan lebih cerdas dalam menganalisa jenis koneksi yang diperlukan untuk mengirimkan suatu informasi. Saking pintarnya nih, perangkat yang nanti sudah resmi memakai Bluetooth 5 akan memiliki kemampuan layanan navigasi yang akurat meski tanpa koneksi internet.

Hal ini bisa terjadi, kabarnya berkat penambahan tranmisi gelombang yang kapasitasnya diketahui bertambah secara signifikan. Alhasil, Bluetooth 5 pun akan lebih mendorong adopsi dan penyebaran layanan berbasis lokasi pada pengguna di seluruh dunia. Terdengar menarik bukan?

4. Bluetooth 5 bikin era Internet of Things makin nyata.


Terakhir, si Bluetooth 5 ini diklaim akan membuat era Internet of Things alias IoT makin nyata. Dikutip dari PCAdvisor, dengan kemampuan mengantar informasi yang jangkauannya lebih luas dan kapasitasnya lebih besar maka Bluetooth generasi kelima ini diklaim sanggup meneruskan jenis informasi yang lebih bervariasi.

Dengan kehadiran Bluetooth 5, segala jenis perangkat atau sistem yang sudah mendukung IoT bakal bekerja lebih maksimal. Keterhubungan perangkat pintar atau sistem pintar seperti televisi, sistem smart home, lampu, bahkan sistem pengairan akan jadi semakin nyata dan maksimal.

Gimana, keren kan kemampuan yang dibawa oleh Bluetooth 5 ini? Bisa dibayangin kan, apa jadinya jika Bluetooth 5 ini sudah diterapkan di semua perangkat elektronik. Semuanya akan terasa mudah dan lebih efisien.

Selasa, 10 Maret 2020

Grab Tutup Kantor di Singapura dan Thailand, Ada Apa?

Grab Holdings menutup sejumlah kantornya di Singapura dan Thailand selama lima hari sebagai bentuk antisipasi merebaknya virus corona di perusahaan pascaterjangkitnya salah satu karyawannya.



OneTekno - Grab Holdings menutup kantor-kantornya di Singapura dan Thailand selama lima hari setelah seorang karyawan dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19).

Karyawan tersebut, yang berdomisili di Singapura, dikabarkan telah mengunjungi kantor Grab di Bangkok, Thailand, dan kemudian diuji positif terjangkit corona.

Penyedia layanan transportasi berbasis daring itu mengumumkan menutup kantor-kantornya tersebut selama lima hari guna melakukan pembersihan secara menyeluruh.

"Seorang karyawan yang berbasis di kantor perusahaan kami di Marina One West Tower di Singapura terinfeksi Covid-19. Karyawan itu dinyatakan positif pada 7 Maret dan saat ini berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan,” ungkap Grab dalam pernyataan melalui surat elektroniknya seperti dikutip dari Bloomberg Senin (9/3/2020).

Kasus infeksi di Grab terjadi setelah Facebook Inc., yang juga memiliki kantor di gedung Marina One di Singapura, mengonfirmasi seorang karyawan didiagnosis dengan virus tersebut.

Facebook menyatakan telah menutup area yang terdampak untuk dilakukan pembersihan mendalam dan menyarankan karyawan-karyawan di area tersebut untuk bekerja dari rumah hingga 13 Maret 2020.

Raksasa media sosial asal Amerika Serikat itu juga menutup kantor-kantornya di London hingga Senin untuk pembersihan karena karyawan yang terinfeksi telah mengunjungi kantor di London pada bulan Februari.

Wabah virus corona yang meletus di China dan menjalar ke banyak negara ini memaksa penutupan kantor di penjuru dunia. Perusahaan ternama mulai dari Apple hingga Google juga mengimbau karyawan mereka untuk bekerja dari rumah.

Pemerintah Singapura sendiri telah mengonfirmasi 150 kasus corona, meskipun sebagian di antaranya berhasil pulih.

Senin, 09 Maret 2020

Berkat Temuan Canggih, Orang Kaya Kini Bisa Hidup Selamanya


Orang kaya raya akan segera dapat "hidup selamanya" berkat terobosan ilmiah canggih.

 OneTekno - Orang kaya raya akan segera dapat "hidup selamanya" berkat terobosan ilmiah canggih yang secara efektif membawa akhir kematian. Sebagaimana dilansir laman Daily Star, Minggu (8/3/2020), para ahli percaya, futurolog dan mantan anggota parlemen Partai Buruh Dr Ian Pearson mengatakan bahwa beberapa dekade ke depan akan melihat pengaburan garis antara manusia dan mesin.

Dia berpendapat bahwa teknologi semacam itu sudah ada di sini sampai tingkat tertentu, dengan implan retina dan microchip. Beberapa tahun mendatang, akan melihat bahwa teknologi mengambil lompatan besar ke depan.

"Anggap saja seperti menambahkan ekstensi ke otak, mirip dengan menambahkan konservatori ke rumah," katanya.

Dr Pearson percaya bahwa pada 2050-an, kita akan mencapai apa yang disebutnya "keabadian elektronik". Ini akan memungkinkan mereka yang memiliki kemampuan untuk membelinya, dengan kemampuan memperluas pikiran mereka menjadi sesuatu yang menyerupai The Cloud.

Perkembangan semacam itu dapat membuka peluang luar biasa, termasuk, kata Dr Pearson, "komunikasi telepati".

"Implan mikroskopis berukuran hanya beberapa milimeter dapat dimasukkan, menghubungkan ke otak kita," kata Dr Pearson.

Di masa ini juga akan melihat, manusia dapat berkomunikasi di seluruh dunia, dengan mentransmisikan otak kita melalui sesuatu seperti The Cloud ke kapal lain, seperti tubuh manusia yang dikloning, di sisi lain dunia.

Meskipun teknologi yang luar biasa canggih ini mungkin terbatas pada yang super kaya di masa mendatang, Dr Pearson percaya bahwa "pada 2060, ini bisa menjadi lebih utama".

Dia menambahkan bahwa kemungkinan besar otak kita akan ditransfer ke robot mirip Westworld.

"Tidak perlu kloning manusia, kita bisa membuat android gaya Westworld dengan kerangka yang kaku. Ini akan memiliki serat seperti otot yang tumbuh ke daging manusia, dan mereka akan menjadi 10-15 kali lebih kuat dari otot manusia," katanya.

Ini mungkin terdengar langsung dari fiksi ilmiah, tetapi Dr Pearson percaya bahwa android manusia seperti itu dapat diproduksi secepat 2050.

"Anda perlu membuat masker silikon resolusi tinggi - dan teknologi ini akan ada di sini dalam 30 tahun ke depan," tambahnya.

Bahkan, dia sangat percaya diri dalam pengembangan android, dia percaya bahwa kita bahkan bisa menyewanya jika kita ingin mengalami kehidupan di tubuh lain selama seminggu atau lebih.

"Anda bahkan bisa hidup sebagai kucing peliharaan jika android dibuat," katanya.

Artis konseptual AS dan filsuf eksperimental, Jonathon Keats, juga percaya bahwa teknologi seperti itu ada di cakrawala.

"Cara kemajuan teknologi, tidak dapat dihindari bahwa kepribadian kita akan segera bertahan setelah kematian kita," kata Jonathon Keats.

Alih-alih android ala Westworld Dr Pearson, Jonathon percaya kita akan melihat apa yang dia sebut "keabadian pasif".

Ini berarti bahwa tubuh kita mungkin mati, tetapi kita akan dapat "mengunggah nurani kita" ke memory stick.

Itu berarti kita sadar akan lingkungan sekitar kita, tetapi mungkin tidak memerlukan bentuk fisik untuk mengalami kehidupan.

Jonathon, yang sebelumnya telah menulis tentang copywriting otak kita, percaya bahwa teknologi seperti itu dapat meningkatkan masalah privasi utama.

"Jika otak manusia bisa diunduh, maka tiba-tiba itu bisa diretas. Tiba-tiba kita membuka pikiran kita terhadap pelanggaran data pribadi, penipuan, dan bahkan penipu yang berpura-pura menjadi kita," jelasnya.

Menurut Jonathon, kemungkinan "keabadian pasif" juga bisa mengubah industri luar angkasa.

Dengan membekukan otak kita secara cryogenik, ia menambahkan, kita bisa "menjaga pikiran tetap tenang" saat ia melakukan perjalanan banyak tahun cahaya melintasi ruang.

"Planet lain bisa digunakan untuk 'memarkir' otak kita," katanya.

Tetapi ini menimbulkan masalah baru tentang bagaimana "mengaktifkan kembali otak" begitu kita mencapai tujuan, Jonathon menjelaskan.

Bahkan, mungkin diperlukan untuk membuat klon dan memberinya "implan epigenetik dan pengalaman," yang berarti klon kosong dapat dinaikkan untuk mempercepat segala sesuatu yang pernah dipikirkan atau dirasakan oleh diri asli kita dalam kehidupan kita.

Chip ini kemudian dapat ditanamkan ke dalam klon, menciptakan replika kita yang memiliki semua pengalaman kita.

Ini bukan pertama kalinya para ahli meramalkan bahwa orang super kaya akan meninggalkan kita manusia rendahan.

Awal bulan ini, Daily Star Online melaporkan bahwa miliarder dapat meninggalkan Bumi untuk koloni luar angkasa untuk melarikan diri dari bencana iklim.


Ahli teori media AS Douglas Rushkoff telah menulis bahwa arah orang kaya secara keseluruhan adalah untuk keluar dari planet ini dan menciptakan dunia baru hanya untuk kaum elit.

Dalam seri asli Netflix Altered Carbon, pada tahun 2384 kesadaran manusia ditransfer ke tumpukan kortikal yang ditanamkan ke dalam tulang belakang mereka yang berisi semua pikiran dan ingatan mereka.

Tumpukan ini dapat dilepas dan dipindahkan ke badan baru yang dikenal sebagai selongsong.

Satu-satunya cara untuk benar-benar mati adalah jika tumpukan rusak tidak dapat diperbaiki yang berarti bahwa orang super kaya dapat bertahan selama berabad-abad.

Untuk saat ini, ini adalah pelestarian fiksi ilmiah, tetapi suatu hari nanti teknologi ini bisa menjadi kenyataan.


Jumat, 06 Maret 2020

Fasilitas pengendalian banjir bawah tanah ini diketahui terbesar di dunia.


OneTekno - Perubahan iklim yang terjadi meningkatkan risiko dan peluang curah hujan ekstrem sehingga memicu terjadinya banjir di beberapa daerah seperti Jabodetabek.

Ya, hujan dengan intensitas tinggi pada awal tahun ini mengguyur Jabodetabek, hingga membuat kawasan Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir. Banjir di Jakarta kemarin menjadi sorotan berbagai pihak. Pasalnya musibah ini cukup merata terjadi di sebagian besar wilayah DKI Jakarta, Tangerang, Bekasi dan beberapa daerah lainnya.

Bukan hanya Jakarta yang langganan banjir. Negara maju seperti Jepang pun pernah mengalaminya. Namun bukan Jepang namanya, jika tak punya terobosan mengatasi atau mencegah bencana. Negara maju ini ternyata telah memiliki proyek pengendalian banjir yang canggih. Bahkan proyek ini juga dimanfaatkan sebagai salah satu objek wisata, seperti dikutip brilio.net dari Facebook J-lovers_INDO, Minggu (5/1).

Rupanya Jepang memiliki drainase bawah tanah luar kota yang dijuluki G-Cans. G-Cans merupakan sebuah proyek infrastruktur bawah tahan di Kasukabe, Saitama. Fasilitas pengendalian banjir bawah tanah ini diketahui merupakan terbesar di dunia yang sengaja dibangun untuk mencegah meluapnya kanal dan sungai di kota tersebut saat musim hujan tiba.

Sistem G-Cans ini menjadi salah satu kunci bagaimana Jepang mengantisipasi bencana banjir. Ya, G-Cans terdiri dari lima tangki raksasa terkubur di bawah tanah, yang semuanya tersambung satu sama lain oleh gorongan raksasa sepanjang 6,5 kilometer dengan kedalaman 50 meter dari permukaan tanah. Pipa dan gorong-gorong raksasa itu menyambung ke sistem pemompa yang kemudian dialirkan ke sungai yang menuju laut.

Semua sistem pengendalian banjir ini berada di bawah kota metropolis Jepang. Tokyo sebagai salah satu kota terpadat di dunia dijadikan salah satu tempat dimana sistem pengendalian banjir ini dibuat. Hebatnya, hampir semua proyek bawah tanah ini tak terlihat oleh penduduk Jepang. Terhitung setidaknya Jepang telah memiliki dua proyek konstruksi besar-besaran yang dibangun untuk melindungi Ibukota Jepang dari ancaman banjir sepanjang musim hujan.

Untuk proyek pertama itu dikenal sebagai Terowongan Pembuangan Bawah Tanah Luar Wilayah Metropolitan, atau yang dikenal G-Cans, yang selesai pada tahun 2009 silam.

Kamis, 05 Maret 2020

Startup Ini Raih Pendanaan USD 1 Juta


Startup dan platform wawasan konsumen yang berbasis di Indonesia, Populix, hari ini mengumumkan penutupan putaran pendanaan Seed senilai USD 1 juta atau sekitar Rp 14 yang dipimpin oleh Intudo Ventures, bersama dengan Gobi Agung dan Pegasus Tech Ventures. Populix akan menggunakan hasil dari pembiayaan untuk mengembangkan produk baru, meningkatkan upayapemasaran, dan merekrut staf baru.

Co-Founder dan CEO Populix Timothy Astandu mengatakan, Populix merupakan platform wawasan konsumen Indonesia yang membantu bisnis-bisnis terhubung dengan responden yang sangat berkualitas, serta menyediakan informasi eksklusif terhadap preferensi konsumen Indonesia.

Melalui studi kualitatif dan kuantitatif, Populix mampu memberikan wawasan berharga yang membantu klien lebih memahami konsumen Indonesia dan membantu dalam pengambilan keputusan bisnis di masa depan, dengan memanfaatkan teknologi untukmemahami jawaban konsumen secara real-time dan akurat.

Populix menerapkan metodologi penelitian akademis yang teliti pada metodologi penelitian riset pasar, memastikan hasil yang lebih kuat danterpercaya. Dengan kumpulan responden potensial yang tersedia di seluruh Indonesia, Populix mampu memberikan riset pasar yang cepat dan akurat pada tingkatan yang terukur.

“Industri riset pasar telah lama bertahan terhadap perubahan, meskipun perubahan besar dalamkebiasaan konsumen disebabkan oleh modernisasi dan digitalisasi. Dengan memulai Populix, kami bercita-cita untuk meningkatkan riset pasar, menggunakan teknologi untuk merampingkan prosespenelitian sekaligus membuatnya lebih ketat,” kata Timothy  dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan, Populix digerakkan oleh misi bahwa riset pasar harus mudah diakses, mendemokratisasikan penelitian dengan menyederhanakan proses dan membuatnya lebih terjangkau untuk semua orang. Produk layanannya berkisar dari studi penelitian intensif hingga survei sederhana dan dapat diatur baikberdasarkan proyek atau yang sifatnya berlangganan.

Populix bekerja secara langsung dengan klien untuk mendukung desain penelitian, rekrutmen responden, analisis data, dan rekomendasi yangditargetkan untuk memastikan bahwa efektivitas riset konsumen dimaksimalkan, memungkinkan klienuntuk memaksimalkan nilai studi konsumen.

Layani Perusahaan Multinasional hingga UKM


Selama tahun pertama beroperasi, Populix telah menyelesaikan penelitian pada lebih dari 70 merek di 27 industri. Klien Populix mencakup perusahaan multinasional, UKM, lembaga, dan individu yang berbasis diEropa dan Asia-Pasifik yang ingin mendapatkan wawasan tentang ekonomi dan preferensi konsumenyang didorong oleh konsumen Indonesia yang dinamis.

Selain proyek penelitian, Populix juga menghasilkan pendapatan melalui penjualan in-house research dan dataset kepada klien. Bagi responden, mereka dapat menerima insentif berupa uang untuk menyumbangkan waktu danwawasan mereka kepada klien Populix.

Survei yang dirancang Populix sederhana dan mudah dipahami,yang memungkinkan responden memperoleh penghasilan tambahan tanpa perlu bekerja keras. Populix berencana merilis versi seluler untuk responden, yang akan memungkinkan mereka untuk menggunakanPopulix saat bepergian dan selama dalam perjalanan. Populix memadukan praktik terbaik global dan metodologi memanfaatkan tenaga ahli lokal Indonesia.

“Dengan penawaran kami, kami dapat melakukan riset pasar lebih cepat dengan hasil yang lebih akurat dengan biaya yang hemat. Kami percaya bahwa melalui data dan analisis real-time kami, solusi yang kami tawarkan akan berdampak langsung pada keputusan bisnis klien kami," kata dia.