
ONEBET TECHJakarta - Laporan IDC menempatkan Vivo
sebagai runner-up penguasa pasar ponsel Indonesia sepanjang kuartal
ketiga 2019. Vendor asal China itu mampu melesat dari posisi keempat di
periode yang sama tahun lalu, apa rahasianya?
Tyas K. Rarasmurti,
PR Manager Vivo Mobile Indonesia menganggap laporan riset IDC sebagai
sebuah pencapaian. Dan semua itu didapat berkat strategi yang dilakukan
Vivo selama ini.
"Strategi Vivo banyak, tapi yang bisa dilihat
tahun ini banyak varian yang kami hadirkan," kata Tyas saat ditemui usai
sesi media review Vivo S1 Pro di Jakarta
Dipaparkannya, pada 2018, Vivo hanya menghadirkan V series hingga Y
series. Tapi Tahun 2019 seri yang dihadirkan lebih lengkap, tidak hanya V
dan Y series, ada S dan Z Series.
Tak tanggung-tanggung Vivo
mengeluarkan seri S dan Z dalam beberapa varian. Ada S1 dan S1 Pro,
sementara seri Z tersedia pilihan RAM 4GB dan 6 GB.Agen Domino99 Terpercaya
"V series
juga kami keluarin dua. Jadi itu merupakan salah satu strategi yang Vivo
terapkan. Karena kami melihat ternyata kebutuhan masyarakat tuh
lapisannya sangat banyak sekali segmentasinya," ungkap Tyas.
"Jadi
dengan banyak varian produk, kami berharap masyarakat Indonesia
terpenuhi memiliki handphone sesuai sama kebutuhan mereka," sambungnya.
Melihat
segmentasi pasar ponsel begitu banyak, apakah akan membawa ponsel
flagshipnya ke Indonesia? Disodorkan pertanyaan itu, Tyas tidak dapat
berkomentar banyak.
"Sejauh ini kami belum bisa memastikan apapun. Tunggu saja, Vivo kan
suka begitu, tiba-tiba mengeluarin apa, belum bisa dipastikan sih,"
ujarnya.
Lantas apakah Vivo akan mengejar posisi pertama di pasar ponsel Indonesia mengingat saat ini berada di urutan kedua?
"Goalsnya
kami menjadi favorit dulu deh, supaya bisa diterima oleh masyarakat.
Kalau bicara angka, kalau masyarakat sudah terima, insya Allah semuanya
bisa lebih baik lagi," pungkas Tyas.

Tidak ada komentar:
Write komentar