Minggu, 02 Februari 2020

Viral Video Sedih Virus Corona Pisahkan Ayah dan Bayinya

Foto: Twitter
OneTekno -  Jakarta -Begitu banyak video terkait korban virus corona menyebar di media sosial. Tapi yang satu ini bikin terenyuh dan menyayat hati para netizen.

Adalah akun @Huh_My_Rahhhhh, dia membagikan video di Twitter. Video berdurasi 14 detik itu memperlihatkan seorang ayah yang tengah menengok bayinya yang disebut terinfeksi virus corona.

Lantaran harus diisolasi sang ayah tidak bisa menyentuh langsung sang buah hatinya. Bikin sedih ketika sang bayi ingin minta dipeluk, sang ayah tak kuasa menahan sedih. Dia pun berbalik badan dan menangis.

Tidak diketahui persis di mana video itu diambil. Namun video tersebut telah ditonton lebih dari sejuta kali oleh netizen. Dan juga belum dapat dipastikan video ini berkaitan dengan wabah virus corona karena ada pula netizen yang menyatakannya sebagai video lama.

Pun begitu, video menyayat hati tersebut sangat viral.  sudah di-retweet lebih dari 61,5 ribu dan disukai 144,7 ribu. Begitu banyak komentar yang dituliskan netizen dan kebanyakan mengungkapkan kesedihan mereka serta mendoakan agar si bayi bisa sehat kembali.

"Pelukan ayah mungkin tidak seerat dan sehangat pelukan ibu. Karena ia takut menyakitimu dan terlalu mencintaimu hingga membuatnya tidak akan bisa melepaskannya. Tapi dia tidak akan pernah ragu untuk merawatmu tanpa memikirkannya," tulis akun @PesonaKadal.

"Ini betul-betul menghancurkan hatiku," kaya akun @poeticwitxh.

"Bayi memiliki kemampuan menyembuhkan diri sendiri lebih cepat dari pada orang dewasa. Saya tahu dia akan segera pulih," doa dari akun @petaniherval.

"Kalau tidak salah virusnya bisa disembuhkan. Semoga kau sehat kembali adik kecil," kata akun @galaxyboo_

Industri E-sport Tumbuhkan Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja


Bigetron Red Alien berhasil menjadi juara dunia dengan mengalahkan 15 tim e-sports dari berbagai negara dan meraih hadiah Rp2,5 miliar.

OneTekno - PESATNYA industri kreatif khususnya e-sports di Indonesia, dalam beberapa tahun belakangan ini seperti langsung melambung dan menjadi perhatian dunia.

Menurut data terbaru dari Newzoo, Indonesia telah menjadi salah satu pasar game terbesar di Asia Pasifik dengan angka mencapai US$941 juta atau sekitar Rp13 triliun dengan populasi online 52,6 juta dan jumlah gamers mencapai 34 juta.

Walaupun masih menjadi pro kontra terhadap keberadaan e-sports di Indonesia, namun tak dapat dipungkiri industri ini telah banyak membuka lapangan pekerjaan baru di sektor industri kreatif yang berimbas keuntungan terhadap sektor ekonomi yang tidak sedikit untuk Indonesia. 

Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Eddy Lim, mengatakan,“Hingga saat ini, perkembangan industri e-sports telah memberikan banyak manfaat bagi orang banyak. Salah satunya yaitu menciptakan lapangan pekerjaan baru yang begitu beragam.”

“Tak hanya menjadi atlet di industri ini, seseorang juga dapat berperan sebagai organizer, shoutcaster, konten kreator, dan berbagai profesi lain sesuai talenta. Tinggal bagaimana kita berpikir kreatif serta mengasah keahlian agar bisa masuk ke bidang-bidang tersebut,” tutur Eddy.

Hal senada juga dikatakan oleh Pengamat Ekonomi dan juga Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo, kompetisi e-sports yang banyak digelar di dalam negeri mempunyai peluang  terhadap dampak ekonomi di Indonesia, seperti potensi devisa bagi negara dan termasuk penyerapan tenaga kerja.

”Saya setuju industri ini mampu mendatangkan devisa bagi negara dan juga karier baru bagi anak-anak muda di industri game berbasis online ini,” ujar Yustinus di Jakarta, Senin (13/1).

Menurutnya, industri e-sports dengan kompetisi yang banyak dilakukan, jangan dianggap sebelah mata tetapi sebagai peluang ekonomi dan dan dapat mengangkat nama baik Indonesia di luar negeri karena atlet yang berisi anak-anak muda  telah sukses menjuarai berbagai macam game online tersebut hingga ke tingkat internasional.

Yustinus juga menambahkan, industri ini bakal menjadi pilar ekonomi baru bangsa ini yang harus dikembangkan pemerintah, jangan sampai tertinggal oleh negara lain.

Menurut  Yustinus, industri e-sports mempunyai karier yang bagus, dirinya setuju apabila hal ini turut didukung pula oleh keluarga, karena mampu mendatangkan penghasilan yang cukup besar.

“Persoalannya, tinggal pemerintah dan pelaku industri ini untukt lebih meningkatkan literasi akan peluang karir industri e-sports kepada masyarakat luas, agar balance dengan dunia pendidikan,” paparnya.

Salah satu contoh industri di bidang e-sports yang disebutkan oleh Yustinus Kartowo tersebut adalah permainan game mobile yang sangat digandrungi anak muda saat ini, PUBG Mobile yang sangat peduli dengan ekosistem e-sports di Indonesia.

PUBG mobile sangat serius menjembatani para anak muda agar bisa melangkah menjadi atlet-atlet e-sports profesional.

Selain itu, PUBG Mobile juga berinvestasi miliaran rupiah dengan rutin menyelenggarakan kompetisi berjenjang di Indonesia di tingkat amatir ada PUBG College Championship, dan tingkat nasional PUBG Mobile juga menyelenggarakan PUBG Mobile Indonesia National Competition.

Di tingkat internasional, PUBG Mobile juga sukses mendatangkan devisa bagi Indonesia dengan mendatangkan tim-tim e-sports dari berbagai negara di Asia Tenggara untuk berkompetisi di PUBG Club Open South East Asia Final yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang–Jakarta pada  22-23 Juni 2019 lalu.

Untuk pemenang dari kompetisi berjenjang yang diadakan  PUBG Mobile, tim profesional yang berisi para anak muda ini, telah menunjukkan prestasinya di tingkat yang lebih tinggi lagi, yaitu  PUBG Mobile Club Open Global Final, dimana tim kebanggaan Indonesia,  Bigetron Red Alien berhasil menjadi juara dunia dengan mengalahkan 15 tim e-sports dari berbagai negara dan berhasil menyabet hadiah uang tunai sebesar US$180 ribu atau setara Rp2,5 miliar.

Dengan hadiah yang fantastis dari kompetisi dan turnamen yang diselenggarakan oleh PUBG Mobile, dimana untuk tahun ini saja, prize pool berada di angka US$5 juta, ditambah dengan meningkatnya kesejahteraan para pemain, membuat para orang tua mengizinkan anak-anak mereka untuk menekuni hobi e-sports-nya ini.

Hal tersebut mengindikasikan telah terjadinya perubahan pandangan terhadap e-sports dari berbagai pihak, terutama orang tua.

Edan! Koneksi 6G Bisa Tembus 1 Tera per Detik


OneTekno - Jaringan 5G belum begitu merata di seluruh dunia. Pun begitu sejumlah negara telah mengembangkan penerusnya.

Kementerian Sains dan Teknologi China baru-baru ini dikabarkan mulai melakukan persiapan untuk pengembangan jaringan 6G. Fondasinya sudah diletakkan oleh para peneliti yang terlibat di dalamnya.

Mereka menyakini kecepatan mencapai 1 terabyte per detik. Bila dibandingkan 5G, maka ini 8.000 kalinya.

Dengan kemampuan tersebut, kamu bisa mendownload 40-50 film 4K hanya dalam hitungan detik.

China telah membentuk dua kelompok kerja dalam pengembangan 6G. Kelompok pertama terdiri dari beberapa eksekutif dari kementerian sektor terkait.

Mereka bertanggung jawab untuk mendukung upaya kelompok kedua, yang murni teknis. Kelompok kedua ini mencakup 37 ahli dari universitas, lembaga penelitian dan perusahaan teknologi.

Kendati China sudah memulai, penerapan teknologi 6G masih cukup lama. Berkaca pada pengembangan jaringan seluler sebelumnya, setidaknya butuh waktu 10 tahun hingga siap dikomersialkan.

Sabtu, 01 Februari 2020

Uang saku putri Bill Gates Rp 150.000 tapi apartmentnya mewah!!

 Jennifer Gates. Foto: dok. Instagram
OneTekno - Jakarta -Bill Gates pernah menyebutkan ia tak ingin memanjakan anak-anaknya. Dan putri sulungnya, Jennifer Gates, membenarkan hal itu dalam tanya jawab yang pernah ia lakukan di Instagram.

Jennifer mempersilakan para follower mengajukan pertanyaan untuknya. Salah satunya bertanya, berapa uang saku yang didapat Jennifer ketika dia masih anak-anak. Jawabannya mengejutkan.

"USD 6-11 per minggu, tapi 2 sampai 3 dolar di antaranya harus untuk sedekah atau tabungan. Biasanya, aku mendonasikannya untuk kemanusiaan," jawab Jennifer yang telah menerima lamaran dari kekasihnya Nayel Nassar ini.


Jika dirupiahkan, paling banter berarti Jennifer saat masa kecil mendapat sekitar Rp 150 ribu. Begitu minim mengingat sang ayah langganan predikat orang terkaya di dunia. Tentu jumlah itu bertambah seiring usia Jennifer makin dewasa, tapi sepertinya tetap tak terlalu banyak.

Jennifer menyatakan orang tuanya dan juga pengasuhnya membesarkan dia dengan tanpa dimanjakan berlebihan. Mungkin agar mereka tetap rendah hati.

"Kami diberkati dengan edukasi yang dibiayai penuh, nutrisi yang bagus dan pengalaman hidup luar biasa di usia muda," sebut Jennifer.

"Tapi kami tidak disediakan semuanya begitu saja dan kami diharapkan tetap seperti anak-anak lainnya. Aku sangat mengapresiasi hal itu," tambah lulusan Universitas Stanford ini.
Bill Gates sendiri pernah menyatakan tidak akan mewariskan seluruh uangnya untuk anak-anaknya. Tentu mereka akan menerima dalam jumlah yang pantas, tapi sebagian besar akan disumbangkan untuk kemanusiaan.

"Tidak baik buat anak-anak jika memberikan mereka kemakmuran dalam jumlah begitu besar. Itu akan mengganggu apapun yang mungkin akan mereka lakukan, mereka harus membuat jalannya sendiri," sebut sang pendiri Microsoft.

Fakta Nassar, Pria Arab Calon Menantu Bill Gates

 Jennifer Gates dan Nayel Nassar. Foto: dok. Instagram
OneTekno - Jakarta -Nayel Nassar akan mempersunting putri pertama Bill Gates, Jennifer Gates. Lamarannya diterima sehingga dipastikan mereka akan menikah dalam waktu dekat. Berikut beberapa fakta menarik soal Nassar yang keturunan Arab tersebut:

1. Usia dan Keluarga
Nassar lahir pada tanggal 21 Januari 1991 di Chicago, Illinois, Amerika Serikat. Artinya saat ini, dia sudah berusia 29 tahun. Jennifer Gates usianya 23 tahun sehingga mereka selisih 6 tahun.

Orang tua Nassar berasal dari Mesir dan pernah tinggal di Kuwait bersama Nassar. Dalam kejuaraan berkuda internasional, Nassar masih membela negara Mesir. Orang tuanya rupanya cukup berada, mereka memiliki bisnis arsitektur dan desain interior di Kuwait.

Bahkan saat baru 10 tahun, orang tua Nassar membelikan kuda pertama. Berkat kekayaan orang tuanya, Nassar pun bisa menempuh pelatihan berkuda di Eropa. Berkuda sendiri identik sebagai salah satu olahraga yang ditekuni orang kaya. Nassar sudah mulai berkuda dari usia 5 tahun.


2. Prestasi Mentereng
Secara fisik, Nassar tingginya sekitar 182 meter dan berat 78 kilogram. Sebagai atlet profesional, karier Nassar terbilang cukup gemilang. Ia akan menjadi salah satu atlet berkuda yang mewakili Mesir di Olimpiade Tokyo 2020 mendatang setelah negara itu lama tidak berpartisipasi.

Berdasarkan data dari International Federation of Equestrian Sports, Nassar menempati peringkat 41 di seluruh dunia. Ia telah memenangi 36 kompetisi sejak tahun 2010.
Hadiah yang diraup Nassar dari kompetisi cukup besar. Nassar berhasil menjuarai kejuaraan HITS USD 1 Million Grand Prix tiga kali pada tahun 2013, 2018 dan 2019. Dari partisipasinya di tahun 2019, Nassar berhasil membawa pulang hadiah sebesar USD 350 ribu.

Selain itu, pada kejuaraan Longines FEI World Cup Jumping Wellington yang berlangsung pada Februari tahun lalu, Nassar berhasil menjadi juara dan menerima hadiah sebesar USD 216 ribu. Bahkan kabarnya, Nassar kekayaannya mencapai sedikitnya USD 20 juta.

 3. Alumni Stanford
Nayel Nassar adalah kakak kelas Jennifer di salah satu universitas paling bergengsi di dunia, Stanford University. Dia menyabet gelar sarjana ekonomi pada tahun 2013.
Nassar juga lancar berbahasa Inggris, Prancis, Jerman dan Arab. Dia juga punya bisnis sendiri, yakni mengoperasikan tempat pelatihan dan penjualan kuda di dekat San Diego yang dinamakan Nassar Stables LLC.

4. Agama
Media-media di Mesir melaporkan bahwa Nayel Nassar merupakan seorang muslim. Dia sepertinya memegang dua kewarganegaraan, Amerika Serikat dan Mesir.


5. Pacaran dengan Jennifer Sejak Januari 2017
Terlacak bahwa Nassar telah berpacaran dengan Jennifer sejak Januari 2017. Berarti mereka telah menjalin hubungan asmara selama 2 tahun dan sekarang memutuskan bertunangan.

Keduanya saling mendukung saat mengikuti kejuaraan dan berkeliling ke berbagai kota tempat kompetisi digelar. Jennifer memang juga atlet berkuda walau masih amatir. "Hal ini sungguh spesial," sebut Jennifer mengenai kebersamaan mereka.

"Berkuda hanyalah salah satu bagian dari kehidupan kami, tapi kami mencintai olahraga tersebut," kata gadis lulusan universitas Stanford itu.

Per 1 Februari Besok WhatsApp Tak Bisa Digunakan di Jutaan Ponsel Android


Apakah kalian termasuk pengguna ponsel Android yang tak bisa mengakses aplikasi WhatsApp besok?

OneTekno - Seperti yang sudah diperingatkan jauh-jauh hari sebelumnya, besok 1 Februari 2020 sejumlah besar ponsel bersistem operasi Android maupun iOS tak lagi bisa menggunakan aplikasi pesan WhatsApp.

Pada Mei lalu WhatsApp sudah mengumumkan bahwa aplikasinya tidak lagi menyokong iPhone yang masih diotaki sistem operasi iOS 7 atau yang lebih lawas dan Android 2.3.7 Gingerbread atau yang lebih lama.

Sistem operasi iOS 7 diluncurkan pertama kali pada 2014 dan Android Gingerbread tersedia sejak 2010. Meski sudah tua, sistem operasi itu Android diyakini masih digunakan oleh jutaaan ponsel di dunia.

Express melaporkan, mengutip data Google, masih ada 0,3 persen ponsel Android di dunia yang menggunakan Android Gingerbread.

Terlihat sedikit memang, tetapi perlu diingat bahwa ada 2,5 miliar gawai Android di Bumi. Itu berarti masih ada 7,5 juta gawai bersistem Android Gingerbread yang beroperasi dan mereka tak akan bisa menggunakan WhatsApp mulai besok.

WhatsApp mewanti-wanti bahwa mereka yang masih menggunakan sistem operasi di atas tak akan lagi bisa membuat akun baru dan melakukan verifikasi akun.

"Kami ingin fokus pada platform mobile yang digunakan oleh lebih banyak orang. Meski perangkat-perangkat (lawas) ini selalu menjadi bagian penting dari kisah kami, tetapi mereka tak memiliki kemampuan yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi WhatsApp," beber WhatsApp.

"Ini keputusan yang berat, tetapi tepat untuk diambil agar para pengguna bisa berkomunikasi dengan lebih baik menggunakan WhatsApp," tutup aplikasi milik Facebook itu.

Bagi kalian yang masih menggunakan sistem operasi lawas ini, dianjurkan untuk memperbarui sistem operasinya agar tetap bisa menggunakan WhatsApp. Membeli ponsel baru, yang sudah diotaki sistem lebih baru, juga tidak ada salahnya.

Microsoft Bakal Luncurkan Perangkat Lipat


 OneTekno - Microsoft diprediksi bakal meluncurkan perangkat surface di masa depan. Kabarnya, perangkat itu memiliki kemampuan untuk dilipat. Adapun hal ini diketahui dari paten yang baru-baru ini muncul.

Mengutip dari laman Gizmochina (31/01), perangkat dengan kemampuan lipat ini disebut bakal mirip dengan Microsoft Surface Duo atau Surface Neo. Dalam paten, terlihat sebuah perangkat yang memiliki layar besar.


Adapun desain ini mirip dengan Surface Duo. Sayangnya, informasi mengenai perangkat masih sangat terbatas. Paten itu hanya menyebut ‘Perangkat engsel’ sebagai namanya.

Artinya, masih terdapat dua kemungkinan, yaitu dapat berupa smartphone ataupun sebuah PC yang dapat dilipat. Hal ini bukan tak mungkin bagi Microsoft untuk meluncurkan perangkat lipat. Pasalnya, perangkat elektronik yang dapat dilipat semakin populer sejak 2019 lalu.

Saat ini, tercatat ada Samsung dengan Galaxy Z Flip, ada pula Huawei dan Motorola. Ketiga brand itu juga dikabarkan masih bersiap dengan perangkat lipat mereka. Namun, bedanya Samsung dan Motorola sudah terkonfirmasi produknya berupa smartphone. Sementara, Microsoft masih belum.